Hdup it sbuah plihan . Byk plhan yg qt ingnkan . Tp hany satu dr ribuan plhan yg hrus qt plih .
Mungkn ad yg mengtkan hdup ini tdk adil , tp ad jg yg mengtkn hdup ini adlah anugrah yg hrus d syukuri .
Tp untk anak satu ini hidup adalah cobaan dan cobaan .
Dia adalah anak perempuan yg mash brmur 12 tahun pd saat it . Ia anak trkhr dari 4 brsaudara . Kehdupn nya pun cukup bagi nya .
Hany satu hal yg ia benci dr hdup nya , ketika ia slalu d anggp paling rendah d antra saudarany oleh orang tuanya tp ia tak pernh dkucilkan. Air matany pun tak urung tuk membsahi pipinya ketka ia d bnding"kan. Sakit , kecewa dan kebencian yg dia rasakan . Hanya itu , itu , dan itu .
Anak it pun mengurungkn niat ny untk brubh menjdi lebh baik dan tdk d pndang sbelah mata lg oleh orang tuanya . Ia slalu berusha trus menrus hngga akhrny ia pun brhasil . Membanggakan !
Dan pada saat it persepsinya tntang hdup kini brubh menjdi sbuah anugrah , kebhagian yg hrus slalu d syukuri .
Kini kebhagiaan dan penghargaan yg ingn ia berikan kepada orangtuanya , tak lagi dpat trwujud, hanya lah harapan sesaat yg tak dapat ia gapai kmbali .
Pada saat ia kmbli dr kota 'x' , ia berencna ingn membrikn sbuah kejutn kpd ke2 ortunya atas prestasinya , tp apa yg iah lihat ? Hanya tangisan orang bnyak yg iah saksikan . Ucapan" bela sungkawa yg trus trlontarkan dri mulut smua orang .
Tak kunjung air matanya pun jatuh dan trus jatuh . Ia tak percya akan takdir tuhan ini .
Kecewa , sakit , benci , marah itlah yg ia rasakan .
Ia slalu brdoa kpd tuhan agar ortunya d hdupkn kmbli dan biarlah ia yg perg menggalkan dunia ini . Dunia yg hany membuat diriny menumpahkn air mata .
Kini harapannya sudah gelap , kelam , dan hancur . Ia slalu mencoba tuk tegar dan sbar .
Akhrnya ia pun tetap brsbar . Ia menjalani hari" nya dgn canda dan tawa brsama shbt"nya . Ia mncoba melupkn kepahitan it .
Tp takdir berkata lain , stahun stlah kepergian ibunya , ia mendpat ujian dan cobaan kembali . Nyawa ayah tercintanya yg ia miliki satu satunya kini telah perg jauh meninggalknnya . Pergi untk selamany dan tak kmbli lg . Betapa hancur hatinya . Betap sakit jiwaraganya . Ketika harta yg plg brharga dlam hdup nya smua d ambil dan tak kmbli . Pada saat it , ia pun tak percya lg dgn tuhan , ia kecewa dgn tuhan , ia marah dgn tuhan . Dan ia slalu berkata "Hidup ini cobaan untk sa . Kenapa harus saya ? Kenpa bkan orang lain ? Apa salah sa tuhan ? Hidup ini tidak adil"
ketika ia melihat tman , keluarga dan skelilingnya brsama ke2 ortunya . Ia hanya bisa memejamkn matanya , membyangkn bahwa ortu nya mash ad d smpngnya membelainya, walau airmatanya tlah berderai dan mengental . Ia tetap trsenym , menganggp bahwa tuhan sayang padanya . Padahal ia sangat membthkan kash syg org tuanya . Membuthkan bimbingn , nasihat dan motivasi . Tp it sudah berlalu .
Sekarang anak ini tmbuh menjadi anak yg tegar , dwasa dan mungkn membnggakn bagi org yg mengnal nya , dan tetap slalu trsenyum :)
Kini ia slalu mengatakan , ap pun yg trjdi dlam hdup ini ''HADAPI DGN SENYUMAN'' :) mash byk hal yg hrus diplajari , digapai , dan diraih . Melihatlah ke dpan . Jadikan masa lalu sbgai cerminan untk menjdi motivator dalam hdup . Saya bersyukur mendapat ujian ini .
'Smga ksah nyata ini dpat menjdi plajrn dan mtivasi untk siapa sj yg membcanya'
Sekian_
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar